Kerangka Acuan : Pertemuan Koordinasi Pengelola Penyelenggaraan Pendidikan Dan Pelatihan Tenaga Kesehatan 2012

Berita Terbaru

Workshop Pemantapan Pengelolaan ICT Di Kupang

Monday 24 August 2015
Kegiatan Workshop Pemantapan Pengelolaan ICT bagi pengelola program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Poltekkes Kemenkes Kupang dilaksanakan pada tanggal 30 Juli - 1 Agustus 2015 yang diikuti oleh 35 peserta dari Poltekkes Kemenkes Kupang. Kegiatan ICT (Information Communication Technology) ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan untuk lebih meningkatkan kesiapan pengelola dalam melaksanakan proses pembelajaran online.

Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara Badan PPSDM kesehatan Dengan Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia

Wednesday 05 August 2015

Bertempat di Ruang Rapat 209 Gedung  Badan PPSDMKes pada hari Jum'at tanggal 31 Juli 2015, Kepala Badan PPSDMKesehatan (drg. Usman Sumantri, MSc) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Ketua Umum Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) Prof.dr. Usman Chatib Warsa, Sp.MK,Ph.D, tentang akreditasi program studi pada Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan dan Pelatihan Tim Penilai.

Penandatangan MoU Kemenkes Dengan Kemenristek Dikti Tentang Kerjasama Pengembangan Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Bidang Kesehatan

Wednesday 29 July 2015

Bertempat di Gedung Kementerian Kesehatan pada hari Senin tanggal 8 Juni 2015, Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Faried Moeloek, Sp.M(K) melakukan penandatangan nota kesepakatan dengan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) yang diwakili oleh Deputi Bidang Relevansi dan Produktivitas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Dr. Ir. Agus Puji Prasetyono, tentang Kerjasama Pengembangan Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Bidang Kesehatan.

04/10/2012 12:58:15 PM

Kerangka Acuan : Pertemuan Koordinasi Pengelola Penyelenggaraan Pendidikan Dan Pelatihan Tenaga Kesehatan 2012

Jakarta - A. LATAR BELAKANG    (Download Undangan)
Pembangunan kesehatan yang dilaksanakan secara berkesinambungan telah berhasil meningkatkan status kesehatan masyarakat. Namun perbaikan status kesehatan seperti yang terlihat dalam indikator kesehatan masyarakat tersebut masih belum seperti yang diharapkan. Upaya percepatan pencapaian indikator kesehatan dalam lingkungan strategis baru harus terus diupayakan dengan menyelenggarakan pembangunan kesehatan sesuai dengan Sistem Kesehatan Nasional.

Permasalahan pokok dalam pembangunan kesehatan salah satunya adalah belum terpenuhinya jumlah, jenis, kualitas, serta penyebaran sumber daya manusia kesehatan. Terdapat berbagai isu dalam pengadaan tenaga kesehatan yakni : masih kurang serasinya kebutuhan dengan pengadaan berbagai jenis tenaga kesehatan, kualitas hasil pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan, pembinaan dan pengawasan terhadap mutu tenaga kesehatan yang belum dapat dilaksanakan secara maksimal, sumber daya pendukung dalam pengembangan tenaga kesehatan yang masih terbatas, regulasi pendukung upaya pengembangan tenaga kesehatan masih terbatas, serta sarana dan prasarana yang diperlukan dalam peningkatan pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan masih belum memadai.

Diperlukan berbagai upaya strategis untuk dapat mengatasi berbagai masalah pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan dimulai dari memperbaiki perencanaan, pengadaan/produksi dan pemberdayaan yang dapat menjamin terpenuhinya jumlah, mutu, dan persebaran SDM Kesehatan.

Upaya – upaya tersebut harus dilaksanakan di semua lini pembangunan kesehatan. Khusus Badan PPSDM Kesehatan aspek yang menjadi perhatian adalah perencanaan, pengadaan, pemberdayaan, peningkatan kemampuan SDM Kesehatan serta pengaturan dalam hal regulasi yang menjamin keamanan dan kenyamaan bagi SDM Kesehatan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.

Visi Badan PPSDM Kesehatan adalah “Penggerak terwujudnya pengembangan dan pemberdayaan SDM Kesehatan yang profesional dalam mewujudkan masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan“. Untuk mewujudkan visi Badan PPSDM Kesehatan tersebut maka ditetapkan misi Badan PPSDM Kesehatan salah satu diantaranya adalah memenuhi jumlah, jenis dan mutu SDM Kesehatan sesuai yang direncanakan dalam mendukung penyelenggaraan pembangunan kesehatan.

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan (Pusdiklat Nakes) sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1144 tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kesehatan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan penyusunan kebijakan teknis dan pelaksanaan pengembangan dan pemberdayaan sumber daya manusia kesehatan di bidang pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan.

Adapun fungsi Pusdiklat Nakes adalah penyiapan penyusunan kebijakan teknis, rencana dan program pengembangan dan pemberdayaan sumber daya manusia kesehatan di bidang program dan pengembangan, pendidikan dan pelatihan serta pengendalian mutu pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan.           

Mengingat perkembangan yang terjadi maka perlu dilakukan harmonisasi dan sinkronisasi terhadap program pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan khususnya antara pengelola pendidikan dan pelatihan dengan pengambil keputusan tentang kebijakan tenaga kesehatan, dengan melibatkan Poltekkes, BBPK, Bapelkes dan Bapelkesda. Harmonisasi dan sinkronisasi ini dilakukan untuk menyamakan persepsi terkait dengan peraturan, kebutuhan tenaga kesehatan sesuai standar pelayanan di fasilitas layanan kesehatan serta penempatan tenaga kesehatan di sarana pelayan kesehatan.

B.    TUJUAN
  1. Untuk memperoleh kesepakatan tentang keselarasan antara kebutuhan tenaga kesehatan yang dihasilkan oleh institusi pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan dengan tenaga kesehatan yang dibutuhkan oleh sarana pelayanan kesehatan.
  2. Adanya keselarasan dalam pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan tinggi tenaga kesehatan dengan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan.
  3. Adanya keselarasan dalam pengelolaan dan penyelenggaraan pelatihan tenaga kesehatan antara Badan PPSDM Kesehatan, BBPK, Bapelkes dan Bapelkesda
C.  TEMA PERTEMUAN
Sinkronisasi Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan.

D.  HASIL YANG DIHARAPKAN
  1. Adanya kesamaan persepsi tentang kebutuhan tenaga kesehatan yang dihasilkan oleh institusi pendidikan tenaga kesehatan dengan tenaga kesehatan yang dibutuhkan oleh sarana pelayanan kesehatan.
  2. Adanya kesamaan persepsi dalam pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan tinggi tenaga kesehatan dengan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan.
  3. Adanya kesamaan persepsi dalam pengelolaan dan penyelenggaraan pelatihan tenaga kesehatan antara Badan PPSDM Kesehatan, BBPK, Bapelkes dan Bapelkesda.
E.    MEKANISME
  1. Pembukaan
  2. Masukan :
    • Kepala Badan PPSDM Kesehatan menyajikan Kebijakan pendidikan dan pelatihan dalam rangka peningkatan pengadaan SDM Kesehatan dalam mendukung sistem jaminan sosial nasional
    • Dirjen Dikti Kemendikbud menyampaikan :
      • Kebijakan Kemendikbud dalam rangka pembinaan Akademik terhadap institusi Diknakes
      • Kebijakan Kemendikbud terkait Kelembagaan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Pasca Alih Bina
    • Kepala Biro Kepegawaian Setjen Kemenkes Penataan sdm aparatur di lingkungan Poltekkes, BBPK dan Bapelkes dalam rangka RB
    • Kapusrengun menyampaikan upaya pemenuhan kebutuhan jumlah, jenis dan kualifikasi tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan melalui perencanaan dan pendayagunaan tenaga kesehatan 
    • Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan menyampaikan upaya pemenuhan sumber daya di Poltekkes, BBPK dan Bapelkes
    • Ketua Forum BBPK & Bapelkes menyampaikan Peningkatan Peran Bapelkes dalam peningkatan Kompetensi SDM Kesehatan
    • Ketua Forum Poltekkes Kemenkes menyampaikan Peningkatan Peran Poltekkes dalam pengadaan tenaga kesehatan yang profesional
  3. Rangkuman dan rencana tindak lanjut
F.    NARA SUMBER
  1. Kepala Badan PPSDM Kesehatan
  2. Kapusdiklatnakes  
  3. Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti Kemendikbud
  4. Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Ditjen Dikti Kemendikbud
  5. Kepala Biro Kepegawaian Setjen Kemenkes
  6. Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan
  7. Kapusrengun SDM Kesehatan
  8. Ketua Forum BBPK & Bapelkes   
  9. Ketua Forum Poltekkes  
F.  PESERTA
Peserta pertemuan Koordinasi Pengelola Penyelenggara Pendidikan dan Tenaga Kesehatan berasal dari :
  1. Direktur, Pembantu Direktur dan Ketua jurusan/program studi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan seluruh Indonesia (38 Poltekkes Kemenkes);
  2. Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan, Bapelkes dan Bapelkes Daerah
G.  WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN
Pertemuan dilaksanakan di Hotel Goodway Batam pada tanggal 15 – 17 Oktober 2012

H.  BIAYA
Biaya penyelenggaraan Pertemuan Koordinasi Pengelola Penyelenggara Pendidikan  Tenaga Kesehatan berasal dari :
  1. Untuk peserta Pusat dibebankan pada DIPA Pusdiklat Nakes tahun 2012;
  2. Untuk Politeknik Kesehatan Kemenkes Balai Besar Pelatihan Kesehatan, Bapelkes dan Bapelkes Daerah dibebankan kepada masing-masing institusi.
(pusdiknakes.or.id)

HUBUNGI

  • Jl. Hang Jebat III Blok F3, Kebayoran Baru Jakarta Selatan - 12120
  • (021) 726 0401
  • (021) 726 0485